Gubernur Jatim Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi, Investasi, dan SDM dengan Menlu Singapura

KANALSATU – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memenuhi undangan kehormatan Menteri Luar Negeri Singapura H.E. Vivian Balakrishnan dalam rangka RISING Fellowship Program di The White Label, Singapura. Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama strategis di bidang ekonomi hijau, investasi, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Merupakan kehormatan besar dapat berbagi pandangan dengan Menteri Vivian Balakrishnan. Kami berkomitmen memperluas kerja sama regional dan internasional, terutama dalam pendidikan, investasi, inovasi, dan ekonomi hijau,” ujar Khofifah.
Dalam pertemuan itu, Khofifah memaparkan potensi besar Jawa Timur sebagai provinsi terbesar kedua di Indonesia dengan jumlah penduduk 42,08 juta jiwa.
Ia menekankan keunggulan infrastruktur Jatim yang menjadikannya sebagai pusat perdagangan dan logistik nasional, dengan dukungan 37 pelabuhan, 7 bandara, 12 ruas jalan tol, serta dua kawasan ekonomi khusus.
“Secara geografis dan ekonomi, Jawa Timur adalah Center of Gravity yang menyuplai hampir 80 persen logistik Indonesia Timur,” jelasnya.
Khofifah juga menyoroti kontribusi Jatim terhadap perekonomian nasional yang mencapai 14,54 persen dari PDB Indonesia. Ia menyebutkan, pertumbuhan inklusif terus didorong melalui pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas pendidikan, dan penguatan SDM.
Tingkat kemiskinan Jatim kini turun menjadi 9,5 persen, dengan kemiskinan ekstrem berhasil ditekan hingga 0,66 persen.
Ke depan, Pemprov Jatim akan fokus pada lima prioritas utama: peningkatan daya saing ekonomi, penguatan SDM, perlindungan sosial, pemberdayaan UMKM, dan pertanian berkelanjutan.
“Saya yakin, Singapura dan Jawa Timur memiliki visi yang sama dalam hal inovasi dan keberlanjutan. Semoga pertemuan ini membuka peluang kerja sama baru yang saling menguntungkan,” kata Khofifah.
Menlu Singapura Vivian Balakrishnan menyambut baik pertemuan tersebut dan menyatakan kesiapan pemerintahnya untuk menindaklanjuti kerja sama dengan Jawa Timur di masa mendatang.
(KS-9)