PLN Siap Tingkatkan Pasokan Listrik Kawasan Industri BKMS Menjadi 80 MVA

Dorong Investasi Jawa Timur

KANALSATU — PT PLN (Persero) memperkuat dukungannya terhadap pertumbuhan kawasan industri di Jawa Timur dengan menyiapkan tambahan pasokan listrik untuk PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS). 

Dalam pertemuan strategis di Surabaya, Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, bersama General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, membahas rencana peningkatan suplai listrik BKMS dari 40 MVA menjadi 80 MVA bersama Direktur Operasional BKMS, Naresh Anchalia.

Kapasitas tambahan ini diperlukan seiring ekspansi tenant baru dan meningkatnya aktivitas produksi di kawasan industri Manyar. Saat ini PLN telah memasok 170 MVA untuk kebutuhan operasional PT Freeport Indonesia dan 40 MVA untuk tenant industri lainnya di lokasi yang sama. 

Kenaikan kebutuhan energi diproyeksikan terus meningkat sejalan dengan perkembangan industri di kawasan tersebut.

PLN memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan melalui penguatan jaringan, pemeliharaan berbasis kondisi, serta peningkatan kualitas layanan operasional guna menjamin pasokan listrik yang andal dan stabil selama 24 jam. 

Langkah ini sekaligus mendukung keberlanjutan operasional tenant industri yang membutuhkan suplai energi besar dan berkesinambungan.

Ahmad Mustaqir mengatakan, pertumbuhan industri akan menciptakan multiplier effect, mulai dari penyerapan tenaga kerja, peningkatan aktivitas logistik, hingga tumbuhnya rantai pasok lokal di Jawa Timur. 

"Dengan kolaborasi ini, PLN semakin memperkukuh posisinya sebagai mitra strategis kawasan industri dalam memacu daya saing ekonomi dan mendorong arus investasi ke wilayah Jawa Timur," pungkas Ahmad.

Direktur Operasional BKMS, Naresh Anchalia, menyampaikan apresiasinya terhadap performa PLN UID Jawa Timur. Ia menilai layanan PLN responsif, profesional, dan mampu memenuhi standar operasional industri. 

BKMS juga berkomitmen melanjutkan peningkatan kapasitas daya seiring berkembangnya kawasan dan bertambahnya tenant strategis.
(KS-5)

Komentar