PT SGN dan TNI AL Perkuat Sinergi Hilirisasi Tebu di Jatim

KANALSATU - PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) terus memperkuat langkah konsolidasi industri gula nasional dengan menjalin kolaborasi strategis bersama TNI Angkatan Laut.
Direktur Utama PT SGN, Mahmudi, bersama Direktur Hilirisasi Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri, melakukan kunjungan kerja ke Markas Komando Lantamal V Surabaya untuk membahas percepatan hilirisasi tebu di Jawa Timur.
Pertemuan tersebut dihadiri jajaran pimpinan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) V, termasuk Dankodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto. Diskusi berlangsung intensif, membahas peluang pemanfaatan lahan strategis TNI AL untuk budidaya tebu, peningkatan produktivitas, serta dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.
Mahmudi menjelaskan bahwa konsolidasi tujuh PTPN melalui PT SGN memasuki tahap penting, termasuk mandat percepatan program bongkar ratoon hingga 100 hektare. Ia berharap sinergi dengan TNI AL dapat mengatasi berbagai hambatan lapangan.
Sementara itu, Laksda Ali Triswanto menegaskan kesiapan TNI AL mendukung program hilirisasi pemerintah. Saat ini, TNI AL mengelola ribuan hektare lahan di berbagai wilayah Jawa Timur, termasuk area yang telah ditanami tebu seluas 148 hektare.
“Kami siap mendukung amanat Presiden untuk mewujudkan swasembada pangan,” ujarnya.
Kuntoro Boga Andri menambahkan bahwa sinergi Kementerian Pertanian, PT SGN, dan TNI AL menjadi kunci untuk mempercepat peningkatan efisiensi dan produksi tebu berbasis hilirisasi.
Kunjungan kerja ini menjadi langkah penting memperkuat koordinasi lintas sektor, dengan harapan dapat mempercepat realisasi hilirisasi tebu dan memberi dampak nyata bagi ketahanan pangan serta kesejahteraan petani.
Pertemuan ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut dan penentuan lahan prioritas sebagai proyek percontohan di Jawa Timur.
(KS-5)