PLN Nusantara Power Percepat Pemulihan Kelistrikan di Sumut dan Aceh

Lakukan Aksi Penyelamatan Warga

Tim Tanggap Darurat PLN Nusantara Power yang diberangkatkan dari Unit-Unit terdekat dari lokasi bencana, setelah sampai lokasi segera melakukan upaya evakuasi warga yang terjebak banjir di Belawan.

KANALSATU – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh sepekan terakhir tak hanya memutus akses dan komunikasi, tetapi juga memadamkan jaringan listrik di sejumlah titik. 

Di tengah kondisi kritis ini, PT PLN Nusantara Power (PLN NP) tidak hanya melakukan aksi kemanusiaan menyelamatkan warga, tetapi juga bergerak cepat memulihkan infrastruktur kelistrikan yang vital bagi masyarakat.

Pada Kamis (27/11) malam, PLN NP memberangkatkan tim khusus ke Tapanuli Tengah dan wilayah terdampak lainnya. Tim membawa beberapa perlengkapan pemulihan jaringan. 

Di antaranya modul internet satelit untuk menghidupkan kembali sistem komunikasi, genset darurat untuk memastikan fasilitas publik tetap berfungsi, serta peralatan pembersihan jaringan yang rusak akibat longsor. 

“Semoga diberikan kesehatan dan keselamatan,” ujar Assitant Manager Operasi dan Pemeliharaan PLN NP UP Pandan Charles Mangasi Tambunan, saat melepas rombongan tim yang akan memasuki daerah berisiko tinggi.

Upaya pemulihan kelistrikan dimulai sejak 26 November, ketika tim pendahuluan yang berangkat dari Tarutung menuju Sibolga harus berjalan kaki menembus jalur yang tertutup longsor. Perjalanan yang biasanya ditempuh dua jam berubah menjadi lintasan berjam-jam di tengah lumpur, reruntuhan, dan minimnya komunikasi. 

Pemadaman listrik terjadi di sepanjang jalur Tarutung–Sibolga, sementara sekitar 250 kepala keluarga terjebak tanpa akses logistik. Melalui komunikasi satelit terbatas, tim melaporkan kondisi kerusakan serta menetapkan prioritas lokasi yang perlu segera mendapatkan pemulihan.

PLN NP kemudian mengerahkan dukungan tambahan dari UP Belawan, UMRO UPHK Medan, dan PLTA Renun. Tim membawa perahu karet, obat-obatan, alat komunikasi, BBM, tenda darurat, dan genset untuk menghidupkan posko-posko serta fasilitas kesehatan. 

Ambulan dan kendaraan operasional juga disiagakan untuk mempercepat evakuasi sekaligus mendukung teknisi yang sedang memperbaiki jaringan listrik di tengah kondisi medan yang sulit.

Di UP Belawan, banjir setinggi pinggang juga merendam rumah karyawan sehingga manajemen langsung mengevakuasi keluarga pegawai ke kantor UP Belawan yang lebih aman. 

Fasilitas PLN NP di UMRO Paya Pasir dan ULPLTG Gelugur turut terdampak, namun tim tetap berupaya menjaga agar operasi fasilitas pembangkit tetap berjalan semaksimal mungkin demi menjaga suplai listrik di wilayah yang masih memungkinkan.

Direktur Utama PLN NP, Ruly Firmansyah, menyampaikan apresiasi atas keberanian para pekerja di lapangan. Ia menegaskan bahwa tindakan cepat insan PLN NP tidak hanya menyelamatkan warga, tetapi juga memastikan suplai energi dapat segera pulih demi mendukung aktivitas masyarakat. 

Ruly menambahkan bahwa PLN NP akan terus memaksimalkan seluruh sumber daya agar proses perbaikan jaringan listrik di wilayah terdampak berlangsung secepat mungkin, sambil tetap memastikan keselamatan pegawai dan warga sekitar.
(KS-5)

Komentar