Bank Jatim Raih ARA 2024, Tegaskan Konsistensi Tata Kelola dan Kinerja Keuangan

KANALSATU — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Emiten berkode BJTM ini dinobatkan sebagai pemenang Annual Report Award (ARA) 2024 untuk kategori BUMD Go Publik Sektor Keuangan, dalam malam penganugerahan yang digelar di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Penghargaan yang mengusung tema Leading with Integrity, Transparency, and Accountability: The Path to a Sustainable Future tersebut diterima oleh Komisaris Independen Bank Jatim Dadang Setiabudi dan Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo.
Capaian ini menegaskan konsistensi Bank Jatim dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara berkelanjutan.
Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo menyampaikan, penghargaan ARA 2024 menjadi bukti bahwa tata kelola yang baik bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan fondasi utama perusahaan publik dalam menjaga kredibilitas dan kepercayaan pasar.
Ia menekankan, prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran terus dijadikan pijakan dalam seluruh proses bisnis perseroan.
“Penghargaan ini mencerminkan komitmen kami dalam memperkuat transparansi dan meningkatkan kualitas pelaporan. Tata kelola yang solid adalah modal penting bagi Bank Jatim untuk menjaga kepercayaan publik,” ujar Winardi.
Menurutnya, penerapan GCG yang konsisten turut menopang kelancaran operasional, memperkuat kepatuhan terhadap regulator, serta meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan.
Dampaknya, Bank Jatim mampu menghadirkan nilai tambah yang lebih luas, tidak hanya bagi stakeholders tetapi juga bagi perekonomian nasional.
Ia juga mengapresiasi peran Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) beserta dukungan berbagai lembaga seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam mendorong praktik tata kelola yang sehat di sektor keuangan.
“Penghargaan ini menjadi pemacu semangat seluruh insan Bank Jatim untuk terus memperkuat komitmen GCG dan menjadikan Bank Jatim sebagai BPD nomor satu di Indonesia,” tegasnya.
Sejalan dengan pengakuan atas kualitas tata kelola, kinerja keuangan Bank Jatim juga menunjukkan tren pertumbuhan yang solid.
Hingga September 2025, secara konsolidasi total aset Bank Jatim mencapai Rp125,1 triliun, tumbuh 17,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan kredit menjadi Rp80,2 triliun atau naik 29 persen secara tahunan, serta dana pihak ketiga yang mencapai Rp99,3 triliun atau tumbuh 13,5 persen year on year.
Dari sisi profitabilitas, laba bersih konsolidasi hingga triwulan III 2025 tercatat sebesar Rp1,14 triliun, meningkat 23,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Penghargaan ARA 2024 semakin melengkapi deretan capaian Bank Jatim sepanjang 2025. Sebelumnya, bank milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini meraih platinum rank dalam The Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 yang diselenggarakan National Center for Corporate Reporting (NCCR).
Bank Jatim juga dinobatkan sebagai BPD Terbaik Nasional 2025 oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI.
“Dengan diraihnya ARA 2024, kami berharap kualitas tata kelola dan informasi kepada para pemangku kepentingan terus meningkat, sekaligus mendukung kinerja Bank Jatim ke depan,” kata Winardi.
Sebagai informasi, ARA merupakan inisiatif bersama KNKG, OJK, Badan Pengelola BUMN, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak, Kemenko Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, BEI, serta Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).
Penilaian dilakukan secara komprehensif, mencakup akurasi, kelengkapan, konsistensi, hingga keterbacaan laporan tahunan bagi para pemangku kepentingan. (KS-5)