Tri Dorong Ekosistem Futsal Pelajar Berkelanjutan di Liga Tendang Bola 2026

 KANALSATU — Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand Tri kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan generasi muda dengan berpartisipasi di Liga Tendang Bola (LTB) 2026. LTB merupakan ajang futsal pelajar yang dikembangkan sebagai ekosistem berkelanjutan dengan memadukan olahraga, kreativitas, dan pengalaman digital.

Memasuki musim terbarunya, Liga Tendang Bola 2026 hadir dengan skala yang lebih luas dan konsep yang semakin matang melalui tajuk “Yamaha Fazzio LTB with Tri 2026”. 

Kompetisi ini terus berevolusi sejak pertama kali digelar pada 2023, dari turnamen tingkat kota menjadi ajang regional yang melibatkan pelajar dari Surabaya, Gresik, dan Mojokerto.

Antusiasme tinggi tercatat pada Season 2025, dengan puluhan ribu penonton hadir secara langsung dan ratusan ribu lainnya menyaksikan melalui platform digital. Capaian tersebut mengukuhkan Liga Tendang Bola sebagai salah satu ajang sportainment pelajar terbesar di Jawa Timur.

Keberhasilan tersebut menjadi fondasi kuat bagi penyelenggaraan Liga Tendang Bola 2026 yang kini tak hanya menitikberatkan pada kompetisi futsal, tetapi juga pembinaan karakter, penguatan komunitas sekolah, serta penciptaan ruang positif bagi pelajar untuk bertumbuh dan berekspresi.

Melalui brand Tri, Indosat hadir sebagai partner strategis dalam liga ini. Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Tri untuk tumbuh bersama generasi muda dan menghadirkan ruang-ruang relevan dengan gaya hidup pelajar.

“Kami percaya generasi muda membutuhkan ruang yang aman, positif, dan berkelanjutan untuk bertumbuh. Melalui kolaborasi di Liga Tendang Bola 2026, Tri ingin hadir lebih dekat dengan pelajar dan menjadi bagian dari perjalanan mereka dalam meraih prestasi sekaligus membangun karakter,” ujar EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison Fahd Yudhanegoro.

LTB 2026 diselenggarakan 16 Januari-1 February 2-26 di lima kota yaitu Surabaya, Gresik, Mojokerto, Yogyakarta serta Malang. Liga ini diikuti pelajar SMP, SMA yang sesuai dengan target market Tri. 

Dukungan Tri diwujudkan melalui penyediaan produk dan konektivitas digital, seperti HiFi Air 5G, program apresiasi peserta, hingga aktivasi langsung ke sekolah-sekolah. Pendekatan ini diharapkan memberikan dampak nyata yang dapat langsung dirasakan oleh peserta dan komunitas Liga Tendang Bola.

Para peserta pun merasakan manfaat dari ajang ini. Denny Fatur Rochdji (17), Kapten Tim Futsal SMA Negeri 10 Surabaya, menilai Liga Tendang Bola menjadi ruang penting bagi pelajar untuk berkembang.

“Liga Tendang Bola bukan cuma soal tanding, tapi juga soal kebersamaan dan kebanggaan membawa nama sekolah. Kami diberi ruang untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan,” ujarnya.

Melalui kombinasi dukungan sportainment dan inovasi digital, Tri menegaskan posisinya tidak hanya sebagai penyedia layanan telekomunikasi hemat dengan sinyal cepat, tetapi juga sebagai partner digital Gen Z yang konsisten menghubungkan dan menginspirasi mereka untuk berani bermimpi besar.
(KS-5)


Komentar