KMDS Ikut Berperan Turunkan Kebutaan Akibat Katarak Di Jawa Timur
KMDS dan Grup Nusantara Jatim CSR Adakan Baksos Katarak

Klinik mata dr. Sjamsu aktif mengadakan bakti sosial untuk menurunkan angka kebutaan.
KANALSATU - Setelah sempat terhenti akibat pandemi, Klinik Mata dr. Sjamsu kembali mengadakan bakti sosial untuk menurunkan prevalensi kebutaan di Indonesia.
Bertepatan dengan pembukaan Kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak, Klinik Mata dr. Sjamsu (KMDS) bersana Grup Nusantara Jawa Timur melaksanakan Coorporate Social Responsibility (CSR) skrining kesehatan mata. Kegiatan dilaksanakan mulai Sabtu (12/3/2022).
KMDS sebagai salah satu fasilitas kesehatan di Surabaya tentunya turut mengambil peran promotif, preventif dan rehabilitatif khususnya di kesehatan mata. Kegiatan CSR yang sering dilaksanakan antara lain skrining mata hingga bakti sosial operasi katarak
secara massal bagi masyarakat sekitar.
"Tidak jarang pula kami bekerjasama dengan perusahaan atau industri non kesehatan untuk menjalankan CSR ini," kata Direktur Utama Klinik Mata dr. Sjamsu, Prof. Sjamsu Budiono, Sp.M(K).
Sementara grup Nusantara Jawa Timur terdiri dari berbagai perusahaan yaitu yaitu PT. HBN, PT. Subur, PT. Tiga Sakti Utama, PT. Cahaya Baja Timur Cemerlang, PT. Sari Makmur Tunggal Mandiri, CV. Bahari Anugerah dan BP. Muara Karta Simatupang.
Di tengah pandemi, KMDS tetap mengutamakan menjalankan protokol kesehatan dengan pengaturan yang sedemikian rupa seperti pembatasan jumlah dan tim skrining sesuai arahan dari Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami).
Kegiatan sosial seperti ini menurut Prof.Sjamsu cukup sering dilakukan.
"Kondisi pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak 2020 membuat kami harus menunda dan absen dari kegiatan CSR ini demi saling menjaga kesehatan bersama. Kini di awal tahun 2022, KMDS memulai untuk kembali aktif berperan di CSR khususnya untuk
menurunkan prevalensi kebutaan di Indonesia melalui Bakti Sosial Operasi Katarak," jelasnya.
Menurut Kementrian Kesehatan (Kemenkes) dalam survey di 15 Provinsi selama dua tahun (2014-2016) angka kebutaan sebesar 3% dengan kebutaan katarak pada populasi diatas 50 tahun sebesar 1,9%. Angka ini telah menunjukkan kebutaan katarak menjadi masalah yang besar.
“Bakti Sosial merupakan ajang berbagi manfaat bagi sesama yang membutuhkan, selain itu ini merupakan tanggung jawab moral kami sebagai Dokter Spesialis Mata untuk memberantas kebutaan di Indonesia mendukung Kemenkes (Kemenkes) dan Perdami," tuturnya.
Direktur Operasional KMDS Jeffri Juliarsa Narenda, Ph.D menambahkan, KMDS juga sangat terbuka bagi instansi, industi non kesehatan, perusahaan atau perseorangan yang berkenan untuk menjadi donatur dan bekerjasama melaksanakan CSR Bakti Sosial Operasi Katarak.
"Sasarannya tentu tidak lain bagi masyarakat tidak mampu. Karena kedepannya kami akan kembali mengadakan kegiatan sejenis ini secara rutin” ujar Jeffri Juliarsa Narenda, Ph.D. (KS-5)