Cetak Emas Diserbu Nasabah, Pegadaian Targetkan Serah Terima Akhir Februari

KANALSATU - Lonjakan minat masyarakat untuk mencetak emas fisik di Pegadaian terus meningkat. Menyikapi tingginya permintaan tersebut, PT Pegadaian memastikan seluruh investasi emas nasabah tetap aman, terjamin, dan memiliki underlying asset emas fisik dengan rasio 1:1.
Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian Dwi Hadi Atmaka menjelaskan emas fisik tersebut disimpan di brankas penyimpanan emas (vault) berstandar internasional dan diaudit secara berkala oleh regulator serta pengawas, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Pegadaian mengakui saat ini terjadi lonjakan permintaan emas fisik secara bersamaan dari nasabah. Kondisi tersebut berdampak pada antrean panjang dalam proses pencetakan dan pengambilan emas fisik, mengingat proses produksi dan distribusi membutuhkan waktu sesuai dengan denominasi atau gramasi yang diminta.
"Saat ini Pegadaian terus melakukan optimalisasi pencetakan emas fisik sesuai dengan permintaan denominasi atau gramasi emas dari nasabah, dimana membutuhkan waktu untuk proses produksi dan distribusi," ujar Dwi Hadi Atmaka dalam keterangan tertulisnya.
Sebagai bentuk komitmen, lanjut Dwi, Pegadaian segera memenuhi permintaan emas fisik nasabah dengan meningkatkan kapasitas produksi serta mempercepat distribusi. Pegadaian menargetkan seluruh permintaan emas fisik yang sempat tertunda dapat diserahterimakan kepada nasabah paling lambat akhir Februari 2026.
Bagi nasabah yang membutuhkan dana segera, Pegadaian memastikan likuiditas emas tetap aman dan terjamin. Nasabah dapat melakukan transaksi gadai maupun buyback Tabungan Emas melalui jaringan outlet Pegadaian atau aplikasi digital TRING!.
Dwi menjelaskan pihaknya mengimbau nasabah untuk tetap tenang, bijak, dan tidak khawatir dalam berinvestasi emas. Masyarakat juga diajak berinvestasi sesuai dengan profil keuangan masing-masing, berdasarkan kebutuhan dan kemampuan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
"Pegadaian terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada nasabah dan masyarakat, dengan memastikan tata kelola yang baik, taat regulasi dan berintegritas. Pegadaian menyampaikan apresiasi atas segala kritik, saran dan masukan sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan," pungkasnya.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, turut menegaskan bahwa Pegadaian di wilayah Jawa Timur berkomitmen penuh menjaga kepercayaan nasabah di tengah meningkatnya animo masyarakat terhadap investasi emas.
“Di Kanwil XII Surabaya, kami memastikan seluruh layanan investasi emas Pegadaian berjalan sesuai prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik. Setiap emas yang dimiliki nasabah memiliki underlying asset yang jelas dan aman, sehingga nasabah tidak perlu khawatir terhadap keamanan investasinya,” ujar Ahmad Zaenudin.
Ia menambahkan, peningkatan permintaan emas fisik merupakan cerminan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Pegadaian sebagai lembaga keuangan yang kredibel dan terjamin.
“Kami terus mengoptimalkan layanan di seluruh outlet Pegadaian Kanwil XII Surabaya, baik dari sisi pelayanan, edukasi, maupun percepatan proses, agar kebutuhan nasabah tetap terpenuhi secara optimal. Pegadaian hadir bukan hanya sebagai tempat berinvestasi, tetapi juga sebagai mitra keuangan terpercaya masyarakat,” tutupnya. (KS-5)