Ramadan–Lebaran, Pengiriman Lion Parcel Diperkirakan Melonjak hingga 40 Persen

KANALSATU – Lion Parcel memperkuat kesiapan layanan jelang Ramadan 2026 dengan menambah kapasitas operasional di kota-kota besar, termasuk Surabaya yang ditopang dua hub utama dan jaringan agen yang terus berkembang di Jawa Timur.
Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto mengatakan, Ramadan merupakan periode puncak (peak season) industri logistik. Pada Ramadan tahun lalu yang jatuh di semester I, Lion Parcel mencatat kenaikan tonase pengiriman hingga 30–40 persen.
“Ramadan selalu mendorong lonjakan pengiriman. Kami berharap Ramadan tahun ini trennya tidak jauh berbeda, terutama dari kota-kota besar,” ujarnya di Surabaya.
Surabaya menjadi salah satu titik utama lonjakan pengiriman, dengan komoditas dominan berupa fashion, dokumen, dan spare part. Selain pengiriman domestik, Jawa Timur juga berperan penting untuk pengiriman internasional karena banyaknya kantong tenaga kerja Indonesia (TKI).
“Kiriman ke luar negeri, khususnya Malaysia, banyak berisi makanan, minyak angin, balsem, dan kebutuhan personal,” jelas Kenny.
Untuk memastikan layanan tetap andal selama Ramadan 2026, Lion Parcel menyiapkan berbagai langkah antisipatif, mulai dari penambahan kapasitas gudang, armada, hingga tenaga kerja sementara di kota-kota dengan volume pengiriman tinggi seperti Surabaya.
Secara nasional, Lion Parcel didukung 269 hub serta lebih dari 7.000 agen. Keagenan dinilai menjadi tulang punggung layanan, termasuk di Jawa Timur yang mencatat pertumbuhan agen hingga 20 persen sepanjang 2025.
“Kontribusi agen sangat besar. Banyak yang awalnya pekerja kantoran, lalu sorenya menjalankan bisnis pengiriman. Walaupun ada aplikasi, agen terus bertambah,” ungkap Kenny.
Dari sisi digital, penggunaan aplikasi Lion Parcel sempat melonjak signifikan saat pandemi Covid-19. Namun, setelah pandemi, sebagian pelanggan kembali memilih layanan offline karena faktor kedekatan dan kemudahan akses.
Selain penguatan operasional, Lion Parcel juga meningkatkan customer experience dengan memperkuat tim layanan pelanggan agar lebih responsif, serta mengoptimalkan sistem teknologi agar informasi pengiriman lebih transparan dan akurat selama periode puncak.
“Fokus kami memastikan layanan tetap lancar dan pelanggan merasa aman meski volume pengiriman meningkat,” tutup Kenny.
Dengan penguatan infrastruktur, jaringan agen, serta kesiapan SDM, Lion Parcel optimistis dapat menjaga performa layanan selama Ramadan 2026 sekaligus melanjutkan tren pertumbuhan pengiriman di Jawa Timur dan nasional.
(KS-5)