Libur Iduladha 2026, KAI Daop 8 Surabaya Layani 39 Ribu Penumpang dalam Sehari

KANALSATU - Lonjakan penumpang kereta api mulai terjadi menjelang libur panjang Iduladha 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat lebih dari 39 ribu pelanggan akan menggunakan layanan kereta api hanya dalam sehari, Selasa (26/5/2026).
Berdasarkan data hingga pukul 10.00 WIB, PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya melayani sebanyak 39.143 pelanggan. Jumlah tersebut terdiri dari 21.525 pelanggan berangkat dan 17.618 pelanggan turun di sejumlah stasiun wilayah Daop 8 Surabaya.
Angka itu diperkirakan masih terus bertambah hingga malam hari seiring berlangsungnya jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api selama momentum libur panjang Iduladha.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan tingginya volume pelanggan menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api terus meningkat.
Tiga stasiun dengan jumlah pelanggan tertinggi hari ini yakni Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 12.071 pelanggan, terdiri dari 6.941 penumpang naik dan 5.130 penumpang turun.
Kemudian Stasiun Surabaya Gubeng melayani 11.379 pelanggan, dengan rincian 7.235 pelanggan naik dan 4.144 pelanggan turun. Sementara Stasiun Malang mencatat 6.024 pelanggan, terdiri dari 3.665 penumpang naik dan 2.359 penumpang turun.
Secara kumulatif selama periode libur panjang Idul Adha pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026, KAI Daop 8 Surabaya diproyeksikan melayani 170.865 pelanggan. Jumlah itu terdiri dari 86.087 pelanggan berangkat dan 84.778 pelanggan turun.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 42 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari dari wilayah Daop 8 Surabaya, serta melayani 14 perjalanan KA jarak jauh lintas wilayah.
Total kapasitas yang disediakan mencapai sekitar 158 ribu tempat duduk selama masa libur panjang.
Sejumlah kota tujuan favorit pelanggan pada periode libur kali ini antara lain Yogyakarta, Jakarta, Semarang, Bandung, dan Banyuwangi.
Mahendro menambahkan KAI telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga kelancaran layanan, mulai dari optimalisasi rangkaian kereta, peningkatan pelayanan di stasiun, hingga penambahan personel di titik layanan pelanggan.
“Petugas kami disiagakan untuk membantu kelancaran proses boarding, memberikan informasi perjalanan, serta memastikan pelanggan mendapatkan pelayanan yang optimal selama berada di stasiun maupun dalam perjalanan,” katanya.
Selain memastikan kesiapan operasional, KAI juga melakukan pengecekan fasilitas pelayanan di stasiun seperti ruang tunggu, sistem informasi perjalanan, kebersihan area stasiun, hingga kesiapan petugas pelayanan.
(KS-5)