Elnusa catat laba Rp290 miliar pada Kuartal III - 2014

KANALSATU - PT Elnusa Tbk, anak perusahaan Pertamina, mencatat keuntungan bersih Rp290,18 miliar sepanjang kuartal III 2014 atau naik 136,46% dibanding laba bersih posisi yang sama tahun sebelumnya (yoy). Besaran laba itu tercipta dikarenakan naiknya pendapatan usaha sebesar 3,42% menjadi Rp3,02 triliun.
Berbagai sumber yang dihimpun kanalsatu.com menyebutkan, kenaikan laba bersih perseroan juga dikarenakan berhasilnya manajemen menerapkan efisiensi pada cost of revenue yang hanya naik 1,64% sepanjang kuartal III – 2014, serta ditopang pendapatan yang berasal dari penjualan aset tetap senilai Rp87,25 miliar.
Manajemen Elnusa yang di bursa berinisial ELSA ini berhasil menekan beban umum dan administrasi dari Rp205,49 miliar menjadi hanya Rp200,1 miliar, selain adanya kenaikan penghasilan bunga naik dari Rp11,99 miliar menjadi Rp24,39 miliar.
Tren membaiknya kinerja Elnusa pada 2014 sudah nampak pada sementer I – 2014. Salah satu perusahaan nasional terkemuka dibidang penyedia jasa energi ini berhasil meningkatkan pendapatan usahanya menjadi Rp2 triliun atau tumbuh 2%. Ke depan, seiring investasi yang intensif , Elnusa akan berada pada koridor pertumbuhan yang stabil.

PT Elnusa Tbk, sebagaimana di-publish di elnusa.co.id, didirikan awal dengan nama PT Electronika Nusantara berdasarkan UU No.18, tanggal 25 Januari 1969. Elnusa dimulai sebagai penyedia jasa terkait operasional minyak dan gas milik PT Pertamina. Layanan yang diberikan meliputi pemeliharaan dan perbaikan kapal Pertamina, peralatan komunikasi kapal elektronik, peralatan navigasi dan sistem radar. Tanker minyak yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan lain yang bekerja di bawah kontrak dengan perusahaan minyak dan gas milik negara Indonesia.

Pada tahun 1999, karena permintaan bisnis yang kompetitif dan mengembangkan dan kesempatan, Elnusa memprakarsai konsolidasi internal operasi dan kegiatan usahanya menjadi 12 unit usaha, yang dipimpin dan dikelola oleh tiga divisi: 1. Eksplorasi dan Produksi , 2. Telekomunikasi dan Teknologi Informasi , dan 3. Patra Niaga. Pada tahun 2001, Elnusa telah melakukan reorganisasi bisnisnya ke dalam direktorat berikut: 1. Direktorat Pelayanan Hulu , 2. Direktorat Pelayanan Hilir , dan 3. Layanan Non-Migas
Pada tahun 2004, Elnusa memulai proses bisnis re-engineering yang melibatkan merger dan akuisisi. Akibatnya, pada tahun 2006 Elnusa memiliki 14 afiliasi bisnis dan dua portofolio bisnis, yakni : 1. jasa minyak dan gas terintegrasi dan 2. layanan dukungan Telematika . PT Elnusa Tbk. secara resmi terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Bursa Kode: ELSA) pada tanggal 6 Februari 2008. (win5)