Menkumham juga larang anak buahnya rapat di hotel

KANALSATU - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly latah mengikuti jejak Menteri BUMN Rini Soemarno yang melarang rapat di hotel. Aparat kemenkumham di daerah diminta memanfaatkan gedung-gedung yang dimiliki untuk menghemat, sehingga bisa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai.
“Jangan rapat di hotel, tapi manfaatkan gedung yang kita miliki. Kalau bisa hemat, semuanya akan kembali kepada kita dalam bentuk peningkatan kesejahteraan. Presiden juga melakukan rapat kabinet di kantor dan selesai dua jam,” katanya saat memberi pengarahan aparat Kanwil Kemenkumham Jatim dari Imigrasi, Lapas, Rutan dan Balai Harta di Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Kamis (27/11/14).
Baca: Per 1 Desember, Rini larang rapat BUMN di hotel
Kepada pimpinan lapas, rutan, imigrasi, balai harta se-Jatim, dia meminta memerbaiki pelayanan dan mengutamakan pembinaan. “Pelayanan harus diperbaiki agar tidak ada antrean dan masalah narapidana atau tahanan harus dilihat sebagai korban, karena itu perlu ada pembinaan, bukan sekadar pemenjaraan.”
Yasonna juga mengingatkan jajarannya untuk meneladani Presiden Joko Widodo dalam manajemen organisasi yakni bersikap sederhana, apirasi dari bawah, melakukan checking on the spot (mengecek ke lapangan) dan bekerja keras serta bertindak cepat.
Presiden Jokowi, katanya, bisa bertindak cepat, karena hanya bertindak dalam skala kebijakan, sedangkan masalah teknis pelaksanaan dipercayakan sepenuhnya kepada para menteri. “Misalnya, bu Susi (Menteri Kelautan dan Perikanan) yang tegas pada asing dan pemodal besar. Namun, saya yakin presiden juga siap menjadi back up kalau ada apa-apa.”
Selain itu, Yasonna siap menerima masukan dari aparatnya di daerah. “Silakan menyampaikan usulan. Nanti diselesaikan secara koordinasi di Jakarta, lalu hasilnya akan saya jadikan kebijakan dan sampaikan lagi ke daerah.”(win10)