Unilever, investasi baru di Indonesia Rp8,5 triliun

KANALSATU – Perusahaan consumer goods multinasional, Unilever, memastikan akan terus menambah investasinya di Indonesia dan menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintahan Joko Widodo dalam pengembangan bisnis yang bersifat inklusif. Dalam lima tahun terakhir, Unilever mengaku telah menanamkan investasi baru di Indonesia sebesar Rp8,5 triliun.
Chief Executive Officer (CEO) Unilever Paul Polman, mengatakan korporasinya berkomitmen untuk terus melakukan investasi jangka panjang di Indonesia, dan menyatakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam pengembangan bisnis yang bersifat inklusif.
“Sebagian besar omset Unilever berasal dari pasar negara berkembang, dan Indonesia merupakan pasar yang penting. Apalagi, didukung oleh pesatnya pertumbuhan kelas menengah, serta tingginya potensi konsumsi masyarakat. Dalam lima tahun terakhir, Unilever telah investasi Rp 8,5 triliun untuk mengembangkan infrastruktur pabrik di Indonesia,” kata Polman kepada wartawan usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta (27/2).
Saat menerima CEO Unilever itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Unilever berjanji akan terus membangun keselarasan dengan pemerintah Indonesia, termasuk dalam aspek pengelolaan CSR-nya.
Mengenai investasi terbaru, menurut Polman, Unilever akan membangun pabrik oleochemical di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke, Sumatera Utara (Sumut) dengan total investasi sebesar Rp2 triliiun. Unilever, katanya, terus membangun keselarasan yang disebutnya dengan istilah Unilever Sustainable Living Plan.
Polman mengklaim, selama ini, Unilever telah aktif bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak dalam program edukasi masyarakat.(win5)