PT Pertamina MOR V tambah stock avtur sampai H+5 lebaran

KANALSATU - Mendekati perayaan Lebaran 1436 H, PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V menambah stok avtur di wilayah kerjanya. Antisipasi peningkatan ketersediaan bahan bakar pesawat udara ini disiapkan selama masa Idul Fitri yaitu H-15 sampai dengan H+15.

“Peningkatan kebutuhan bahan bakar pesawat udara pada masa Idul Fitri diprediksi akan terjadi di Bandara Juanda Surabaya, Ngurah Rai Bali dan BIL Lombok," kata GM MOR V, Ageng Giriyono, dikantornya di Surabaya, Rabu (8/7/15).

Ageng menjelaskan Pertamina MOR V stok avtur di Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) bisa mencukupi lonjakan kebutuhan. Di Bandara Juanda Surabaya peningkatan stok dilakukan sebesar 10 persen dari kebutuhan normal 1.100 kilo liter (KL) meningkat menjadi 1.210 KL selama masa Idul Fitri. Sedangkan di Ngurah Rai Bali meningkat 7,5% dari kebutuhan normal 1.700 KL menjadi 1.830 KL. Peningkatan terbesar terjadi di Bandara BIL Lombok yaitu sebesar 15 persen. Dari penyaluran normal sebesar 70 KL menjadi 80 KL.

“Kami senantiasa berupaya untuk dapat memenuhi kebutuhan BBM maupun LPG masyarakat agar dapat melaksanakan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri 2015 dengan lancar dan khidmat," jelasnya.

Untuk memastikan penyaluran BBM dan Non BBM berjalan lancar selama masa Ramadan dan Idul Fitri, Pertamina membentuk satuan tugas (satgas) terhitung mulai 2 Juli hingga 1 Agustus 2015.

Seperti diberitakan sebelumnya,  kebutuhan BBM bersubsidi untuk transportasi darat diprediksi akan mulai mengalami peningkatan pada H-7 hingga H+7. Sebagai antisipasi, Pertamina di wilayah MOR V yang meliputi Jatim, Bali dan Lombok meningkatkan stok premium sebesar 30% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 17.786 KL per hari dari konsumsi normal sebesar 13.693 KL per hari.

Untuk solar, disiagakan sesuai kebutuhan normal yaitu sekitar 5.857 KL per hari. Khusus BBM bersubsidi jenis solar tidak dilakukan penambahan stok karena adanya larangan bagi kendaraan berat untuk beroperasi pada H-1 sampai H+1 Idul Fitri.

Sedangkan untuk BBM non subsidi Pertamax, Pertamina menambah stok hingga 20%. Dari konsumsi normal Jatim sebanyak 1.255 KL ditingkatkan menjadi 1.505 KL dan di Bali disiapkan stok Pertamax sebanyak 179 KL. Lebih dari konsumsi normal yaitu 150 KL per hari.(win8/win15)

 

Komentar