Rusia: Hentikan intimidasi terhadap Korut

KANALSATU - Kenekadan Korea Utrara melakukan serangkaian manuver ujicoba nuklir akhirnya memancing sikap Presiden Rusia Vladimir Putin. Namun himbauan untuk segera mengakhiri suasana panas di sekitar semenanjung Korea ini justru tidak di arahkan ke Korut, tapi kepada negara-negara lain untuk segera berhenti melakukan penekanan terhadap Korut. Karena Korut dinilai berbahaya.
Putin mengatakan bahwa uji coba rudal terbaru Korea Utara (Korut) dinilai “berbahaya,” namun dia memperingatkan bahwa Pyongyang jangan diintimidasi dan menyerukan solusi damai atas ketegangan regional, Senin (15/05). “Kami secara tegas menentang ekspansi klub negara nuklir,” kata putin kepada para reporter dalam sebuah forum internasional di Beijing.
“Kami menilainya (uji coba rudal) kontraproduktif, merusak dan berbahaya,” kata Putin. Namun, dia menambahkan: “Kita harus berhenti mengintimidasi Korea Utara dan menemukan solusi damai dalam masalah ini.”
Korea Utara membangga-banggakan peluncuran uji coba rudal balistik yang disebut memiliki jangkauan terjauh itu sebagai upaya untuk bisa mencapai daratan Amerika Serikat, mengatakan rudalnya mampu membawa “hulu ledak nuklir.”
Rudal tersebut diluncurkan dengan lintasan tertinggi, dengan KCNA menyatakan rudal itu terbang dengan ketinggian 2.111,5 kilometer dan memiliki jangkauan sejauh 787 kilometer, sebelum jatuh di Laut Jepang (Laut Timur).(AFP/ant/ks-2)