AS luncurkan penyelidikan perdagangan terhadap China

KANALSATU -  Amerika Serikat (AS) pada Jumat (18/08) secara resmi membuka penyelidikan perdagangan atas praktik kekayaan intelektual dan pemindahan paksa teknologi Amerika oleh Tiongkok, yang diminta Presiden Donald Trump pekan ini.

“Pada Senin, Presiden Trump menginstruksikan saya untuk meninjau hukum, kebijakan, dan praktik Tiongkok yang mungkin merugikan hak kekayaan intelektual, inovasi, atau pengembangan teknologi Amerika,” kata Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer dalam sebuah pernyataan.

“Setelah berkonsultasi dengan para pemangku kepentingan dan berbagai instansi pemerintah lainnya, saya menetapkan bahwa masalah kritis ini layak untuk diselidiki secara menyeluruh.”

Berbagai perusahaan asing sudah lama mengeluhkan kegagalan Beijing untuk melindungi keahlian dan hak paten, dan dalam beberapa kasus memaksa perusahaan untuk berbagi informasi dengan mitra domestik sebagai imbalan untuk berbisnis di pasar Tiongkok yang besar.

Namun, mereka segan untuk mendesak masalah itu agar pemerintah mereka bertindak karena takut kehilangan akses ke Tiongkok.

Tapi “Washington tidak akan mengabaikannya lagi,” tegas Trump pada Senin.

“Kami akan melindungi hak cipta, paten, merek dagang, rahasia dagang dan berbagai kekayaan intelektual lainnya yang sangat penting bagi keamanan dan kemakmuran kami,” katanya.

Amerika, lanjutnya, tidak akan lagi menoleransi “pencurian” rahasia industri AS oleh Beijing.

Lighthizer meluncurkan penyelidikan itu berdasarkan Bab 301 undang-undang perdagangan AS, yang mengatur kekayaan intelektual.(AFP/Ant)

Komentar