Pentolan Pink Floyd Tolak Ajakan AS Gelar Konser Amal Untuk Venezuela

Roger Waters Pink Floyd (cr: Ultimate Classic Rock)

KANALSATU – Roger Waters yang merupakan salah satu pendiri band legendaris asal Inggris Pink Floyd menolak  untuk tampil dalam konser amal yang ditujukan untuk bantuan humanisme terhadap warga Venezuela yang, menurut AS, menjadi korban kemanusiaan pemerintahan Nicolas Maduro.

Konser ini rencananya akan diadakan pada Jumat 22/2 di perbatasan Kolombia dan Venezuela tepatnya di kota Cucuta dengan biliuner pemilik Virgin Airlines Richard Branson sebagai donatur utama acara yang dicanangkan oleh pemerintahan Trump ini.

Roger Waters sendiri seperti dikutip Reuters mengatakan “Konser ini bukan soal humanisme sama sekali. Ini soal Branson yang mau saja dimintai AS untuk membuat konser yang memiliki agenda politik besar di baliknya”.

Bukan kali ini saja Roger Waters mengemukakan pendapatnya yang lebih condong dengan pemerintahan di negara-negara Amerika Latin. Sebelumnya pada pemilu Brazil tahun lalu, pemain bass Pink Floyd ini menyatakan sikapnya melawan pemimpin partai sayap kanan Brazil yang saat ini menjadi Presiden Brazil.

“Tidak ada kekacauan, tidak ada pembunuhan dalam kediktatoran Maduro. Apa kita mau membuat Venezuela seperti Iraq, Syria maupun Libya? Tidak tentunya, begitu juga dengan warga Venezuela” ungkap Roger.  Menurut Roger, konser ini hanya sebuah langkah politik untuk menggambarkan seolah-olah AS melakukan hal yang benar dengan memberi dukungan pada pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido.

Konser yang ditargetkan menghasilkan sumbangan sebesar USD 100 juta ini akan dimeriahkan beberapa artis Internasional asal negara-negara Latin seperti Luis Fonsi, Alejandro Sanz dan Maluma. (FA)

Komentar