Amankan Pasokan Listrik Jelang Nataru, PLN Kerahkan 5.027 Personel

KANALSATU – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mengerahkan 5.027 personel dalam rangka mengamankan dan menjaga keandalan pasokan listrik menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Kesiapan pengamanan ini ditandai dengan digelarnya Inspection Day dan Apel Siaga Kelistrikan di halaman PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Krian, Rabu (4/12/2024). Apel Siaga diikuti oleh 16 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) serta 1 Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D).
General Manager PT PLN (Persero) UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menyampaikan bahwa inspection day merupakan sarana penting untuk mensosialisasikan pentingnya implementasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di lingkungan PLN. Selain itu, acara ini juga sebagai bentuk komitmen manajemen atas dalam mengutamakan keselamatan pada setiap proses pekerjaan.
"Diharapkan dapat meningkatkan awareness seluruh manajemen lini Unit PLN untuk dapat meningkatkan pengawasan dalam implementasi K3 di lapangan, khususnya dalam pengamanan kelistrikan pada Natal 2024 dan Tahun Baru 2025," papar Ahmad.
PLN memastikan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini dengan mengerahkan personel untuk menjaga 322 gereja, 71 lokasi zona transportasi, 72 lokasi zona pertahanan, 52 lokasi zona pemerintahan, 102 rumah sakit, 43 lokasi wisata, dan 54 lokasi perbelanjaan.
“Seluruh petugas kami akan berupaya maksimal menjaga keandalan pasokan listrik untuk memastikan kelancaran ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru 2025. Personel juga dilengkapi dengan berbagai peralatan kerja yang menunjang seperti 49 unit UPS, 199 unit UGB, 12 unit UKB, 123 unit SPKLU, dan 273 unit SPLU yang sudah dicek keamanan dan kesiapannya pada apel siaga serentak hari ini,” jelas Ahmad.
Ahmad menambahkan bahwa pasokan listrik menjelang Natal dan Tahun Baru aman dengan daya mampu sebesar 9.672 MW dan beban puncak sebesar 6.937 MW, dengan cadangan daya sebesar 2.474 MW.
PLN juga telah menggiatkan pemeliharaan jaringan untuk memastikan keandalan pasokan listrik. Hingga November 2024, tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) telah berhasil melaksanakan pekerjaan di 11.488 titik dengan penyelamatan kWh sebanyak 37.380.324 kWh atau setara dengan Rp41 miliar. (KS-5)