Bata Interlock Presisi SIG Pikat Pengembang Properti Nasional

KANALSATU – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus mendukung target pemerintah membangun 3 juta rumah per tahun dengan memperkuat inovasi produk dan kolaborasi bersama para pemangku kepentingan. Salah satu terobosan andalan SIG adalah bata interlock presisi, produk turunan dari semen hijau yang dirancang untuk pembangunan rumah ramah lingkungan, cepat, dan efisien.

Dalam kunjungan ke Rumah Contoh Bata Interlock Presisi di Bambu Apus, Jakarta Timur, Jumat (27/12/2024), Ketua Umum APERSI, Junaidi Abdillah, mengapresiasi teknologi ini. 

"Proses pembangunan rumah dengan bata interlock presisi sangat cepat dan hasilnya sangat bagus. Bahkan, pengecatan dan pengacian dapat diminimalisir hanya dengan varnish. Ini teknologi yang wajib disosialisasikan ke seluruh pengembang," ungkapnya.

Dukungan Para Pengembang untuk Program 3 Juta RumahKetua Umum HIMPERRA, Ari Tri Priyono, menyebut bata interlock presisi sebagai terobosan luar biasa dari SIG. Ia menilai produk ini cocok untuk semua jenis pembangunan, baik rumah dengan skema FLPP maupun komersial.

“Proses pengerjaannya sangat cepat, bisa selesai dalam dua pekan jika dikerjakan dengan efisien. Bata ini sangat membantu percepatan program 3 juta rumah untuk rakyat. Kami sangat mendukung dan akan menyosialisasikan teknologi ini ke anggota kami,” jelasnya.

Ketua Umum ASPRUMNAS, M. Syawali P., turut mengungkapkan kekagumannya. Menurutnya, bata interlock presisi memberikan keunggulan dari segi kecepatan, kerapihan, dan efisiensi biaya. “Produk ini tidak hanya praktis, tetapi juga memastikan kualitas dan keselamatan bangunan. Rumah contoh yang kami lihat sangat halus dan efektif,” tambahnya.

Keunggulan Bata Interlock Presisi: Cepat, Kokoh, dan Hemat BiayaCEO Asatu Corporation, Joko Santosa, membagikan pengalaman menggunakan bata interlock presisi untuk proyek percontohan nasional MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) di Kendal, Jawa Tengah. Menurutnya, teknologi ini mampu menekan biaya pembangunan hingga 35 persen dan memangkas durasi pengerjaan menjadi hanya dua minggu per rumah.

“Bata interlock presisi membuat konstruksi lebih kokoh, estetis, dan dapat mengondisikan udara dalam ruangan tetap sejuk. Ini adalah solusi yang sangat efisien untuk kebutuhan pembangunan,” katanya.

Direktur Utama SIG, Donny Arsal, menyatakan bahwa bata interlock presisi adalah bukti komitmen SIG dalam menghadirkan material bangunan yang ramah lingkungan dan efisien. Setelah sukses memperkenalkan Rumah Contoh Bata Interlock Presisi tipe 36 di Ibu Kota Nusantara (IKN), SIG kini menghadirkan tipe 36 dan tipe 57 di Bambu Apus.

“Bata interlock presisi mengubah metode pembangunan rumah menjadi lebih cepat, mudah, dan kokoh dengan tampilan modern. Ini adalah solusi konkret untuk mendukung target pemerintah membangun 3 juta rumah per tahun,” ujar Donny.

Selain bata interlock presisi, SIG juga mengaplikasikan solusi inovatif berbasis semen hijau, seperti beton dekoratif dan paving block berpori, untuk mendukung kawasan tergenang air. Dengan pendekatan ini, SIG berharap dapat mewujudkan hunian berkualitas yang ramah lingkungan dan terjangkau, sesuai arahan Kementerian BUMN untuk menghadirkan solusi perumahan berkelanjutan.
(KS-5)

Komentar