PLN Siap Pasok Listrik 1.260 MVA untuk Smelter Aluminium Bosai

KANALSATU - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menegaskan dukungannya terhadap pengembangan industri smelter aluminium dengan menyiapkan pasokan listrik hingga 1.260 MVA untuk PT Bosai Minerals Group. 

Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama penyediaan tenaga listrik, Jumat (23/1/2026).

Penandatanganan MoU tersebut menjadi fondasi awal penyediaan listrik bagi smelter aluminium Bosai yang akan beroperasi di Kawasan Industri SIER Pasuruan, Jawa Timur. Proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu investasi strategis sektor hilirisasi tambang di wilayah tersebut.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menyampaikan bahwa kerja sama ini menunjukkan peran PLN tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Menurut Ahmad, perencanaan pasokan listrik dilakukan secara komprehensif sejak tahap awal, mencakup aspek teknis, keandalan sistem, hingga kesiapan infrastruktur. "Langkah ini penting untuk memastikan kebutuhan energi industri berskala besar dapat terpenuhi secara optimal dan berkelanjutan," ujarnya.

Dengan rencana kapasitas produksi mencapai 600.000 ton aluminium per tahun, smelter Bosai diperkirakan mampu menyerap hingga 7.000 tenaga kerja. "Selain itu, proyek ini diyakini memberikan efek berganda bagi perekonomian Jawa Timur, mulai dari tumbuhnya sektor jasa pendukung hingga aktivitas logistik," kata Ahmad.

Kerja sama ini juga menandai babak baru transformasi layanan PLN untuk pelanggan industri besar. PT Bosai Minerals Group akan menjadi pelanggan Konsumen Tegangan Ekstra Tinggi (KTET) pertama di Jawa Timur yang dilayani melalui sistem 500 kV. 

Hal tersebut mencerminkan kesiapan infrastruktur kelistrikan nasional dalam melayani kebutuhan energi industri modern dengan skala dan teknologi tinggi.

PLN menilai sinergi ini sebagai peluang strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur kelistrikan sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri nasional.

Dari pihak Bosai Minerals Group, Deputy General Manager Cao Wenqi mengapresiasi dukungan PLN dan pengelola kawasan industri dalam merealisasikan rencana investasi perusahaan. Ia menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik dan kesiapan infrastruktur menjadi faktor krusial dalam keputusan investasi di sektor hilirisasi tambang.

Bosai melihat PLN sebagai mitra strategis yang mampu merespons kebutuhan industri secara profesional, khususnya dalam menyediakan pasokan listrik yang stabil dan berkualitas tinggi untuk operasional smelter aluminium.

Kolaborasi antara PLN, Bosai Minerals Group, dan pengelola kawasan industri ini diharapkan mampu mempercepat arus investasi, membuka lapangan kerja baru, serta memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.
(KS-5)

Komentar