Graffiti di Gaza: Apapun (boleh) asal jangan Nabi

Terkait kartun Charlie Hebdo

KANALSATU – Serangkaian protes muslim dunia terhadap penerbitan kartun Nabi Muhammad diantaranya di Gaza, berupa graffiti yang disemprotkan di luar gedung pusat kebudayaan Prancis di kota itu (Gaza) Sabtu pagi (17/1).

“You will go to hell, French journalists' and Anything but the prophet,” tulis  graffiti itu di gedung bagian luar pusat kebudayaan Prancis di Gaza, menyusul penerbitan kartun baru Nabi Muhammad SAW oleh majalah satire Charlie Hebdo.

Kecaman graffiti itu tergolong keras. Peyemprot graffiti berharap apapun diperbolehkan untuk kebebasan berekspresi, tapi diingatkan jangan pernah menyinggung soal Nabi (Muhammad). “Anything but the prophet,” tulis  graffiti itu – seperti dilaporkan AFP. "Apapun (boleh) kecuali Nabi.”

Polisi dikerahkan di luar gerbang utama kompleks serta di jalan utama yang berdekatan dengan tembok gedung pusat kebudayaan Perancis di Gaza. Sebagian besar umat Islam menganggap setiap penggambaran Nabi – apalagi dalam bentuk kartun – adalah sebagai penghujatan.

Sebagaimana diketahui, kartun sampul Nabi Muhammad yang diterbitkan lagi oleh Charlie Hebdo pada Rabu, dalam majalah itu edisi pertama sejak serangan terhadap kantornya di Paris yang diklaim oleh Al-Qaieda, menewaskan 12 orang pada 7 Januari, telah memicu protes marah muslim sedunia.(win5/ant)

Komentar