Tim PON Jatim resmi bermain di Divisi Utama

Penampilan tim Pon Jatim saat beruji coba dengan timnas U-22. (kanalsatu/Syaiful Arif)

KANALSATU - Kabar anyar, para pemain proyeksi Pekan Olahraga Nasional (PON) Jatim bakal mendapatkan izin bermain di kompetisi Divisi Utama dengan memakali bendera Laga FC. PSSI sudah mengedarkan surat mengenai status pemain profesional yang boleh diturunkan pada PON. Namun, hngga kini belum jelas nomor surat yang ditandatangani Sekretaris Jendral PSSI Joko Driyono itu.

“Katanya pemain Divisi Utama bisa ikut PON. Kalau itu bisa, malah enak. Artinya, uji coba kami selama ini ada progres. Saat di Liga Nusantara saja, anak-anak bisa mengatasi yang lebih senior. Kami bisa final,” ujar Pelatih PON Jatim Hanafing yang bergembira dengan kabar tersebut di Surabaya, Provinsi jawa Timur, Senin (9/2/15).

Baca: Tim Pra PON Jatim akan jajal Timnas U-23

Sayang, kata Hanafing, tim PON Jatim yang saat itu meminjam bendera Laga FC gagal menjadi juara usai takluk di tangan Persatu Tuban. “Meski begitu, ini sudah luar biasa untuk ukuran Fahmi Al Ayyubi  dkk. yang usianya masih 20 tahun. Kalau bisa ikut Divisi Utama bisa jadi sesuatu yang hebat.”

Setidaknya, ada tiga tim baru asal Jatim yang lolos ke kompetisi Divisi Utama 2015, yakni Perssu Sumenep, Persatu Tuban dan Laga FC. Ketiganya lolos Divisi Utama usai melakoni Laga Nusantara 2014.

KONI Jatim langsung memroteksi tim sepakbola proyeksi PON XIX 2016 Jawa Barat. Ketua Harian KONI Jatim Dhimam Abror, saat itu menyatakan, semua pemain yang berjumlah 23 pemain dikontrak agar tidak diambil oleh klub-klub profesional.

Mereka dikontrak selama satu tahun. Hanya saja, 23 pemain yang kini menghuni program Puslatda Jawa Timur 100/III dikontrak dengan status bervariasi. Ada 12 pemain berstatus pemain inti (A), sisanya berstatus pemain cadangan (B dan C).(win16/win10)

Komentar