Lulung, siap proaktif dalam kasus UPS

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana (Lulung).

KANALSATU - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana (Lulung) siap memenuhi panggilan penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, terkait dengan kasus dugaan korupsi pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS).

"Kalau ada panggilan ulang, saya bisa proaktif. Saya mendorong terus agar ini cepat selesai. UPS adalah usulan pemerintah daerah, yaitu Pak Alex Usman (tersangka kasus UPS) kepada Komisi. Kalau lelang, saya tidak tahu itu siapa yang menang dan segala macamnya," kata Lulung di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/15).

Penyidik Bareskrim Polri sudah menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana (Lulung), dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS).

Setelah sebelumnya, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut tak memenuhi panggilan pada Senin (27/4/15) kemarin. "Dijadwalkan besok (Rabu, 29 April 2015) beliau diperiksa, karena Senin kemarin beliau tidak bisa hadir," kata Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (28/4/15).

Budi menyebutkan, keterangan Lulung sangat penting karena saat kasus pengadaan UPS terjadi, yang bersangkutan menjabat sebagai Ketua Komisi E DPRD DKI periode 2009-2014 membidangi soal pendidikan, termasuk kasus UPS.

Selain itu, juga untuk mengkonfirmasi sejumlah barang bukti hasil penggeledahan yang ditemukan di ruang kerja Lulung. Budi Waseso bahkan menyebut Lulung merupakan saksi kunci untuk mengungkap kasus tersebut. "Beliau saksi kunci," ujarnya.

Sebelumnya Senin (27/4/15), dua anggota DPRD DKI Jakarta, yakni Abraham Lulung Lunggana dan Fahmi Zulfikar tidak menghadiri panggilan penyidik Mabes Polri terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi pengadaan UPS. Keduanya akan diperiksa sebagai saksi.

"Mereka (Lulung dan Fahmi) tidak bisa hadir karena ada acara penting yang tidak mungkin ditinggal," terang Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Brigjen Ahmad Wijagus.(win6)

Komentar