Kantor KPU Surabaya terbakar jelang debat Pilwali

KANALSATU – Ditengah-tengah panasnya iklim Pilkada Surabaya dalam persaingan ketat menuju kursi L1, mendadak kantor KPU Surabaya yang beralamatkan di Jalan Adityawarman, Surabaya terbakar, Jumat (6/11/15) sekitar pukul 18.00 WIB jelang debat Pilwali Surabaya.
Entah disengaja atau tidak, namun kejadian ini kontan menimbulkan tanda tanya besar dikalangan politikus Surabaya terkait pro dan kontra verifikasi pasangan calon Walikota dan wakil Walikota Surabaya.
Sebanyak 4 unit mobil PMK Pasar Turi dikerahkan untuk memadamkan api yang ditengarai berasal dari ruang bidang hukum dan pencalonan KPU Surabaya. Kontan kejadian tersebut membuat lalu lintas menuju JL Mayjen Sungkono macet total.
Dari keterangan petugas PMK Pasar Turi menyebutkan kebakaran terjadi sekira pukul 18.00 WIB. "Ada sejumlah meja di depan kantor yang terbakar," kata syamsuri petugas PMK kepada kanalsatu.com.
Sampai berita ini ditulis pihak aparat Kepolisian berusaha untuk mengamankan lokasi tempat kejadian karena berjubelnya warga yang ingin menyaksikan secara langsung dan keberadaan dokumen berharga yang ada di KPU Surabaya.
Sementara itu, Komisioner KPU Surabaya Purnomo mengatakan bahwa saat ini api sudah padam. "Alhamdulillah sudah padam dan terkendali," ujarnya.
Saat ditanya apakah ada berkas terkait Pilkada Surabaya 2015 yang terbakar di dalam ruangan, Purnomo mengatakan bahwa tidak ada. "Tidak ada berkas," ujarnya.
Sementara itu, di salah satu sisi, KPU Kota Surabaya menggelar debat publik pilkada Surabaya 2015 tahap dua Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya di Shangrila, Jumat malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Adapun tema yang akan diperdebatkan oleh pasangan calon (paslon) nomor 1 Rasiyo-Lucy dan nomor 2 Risma-Whisnu kali ini adalah Memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Kebangsaan. (win12)