Ujicoba, LAGA FC tahan imbang SBU 1-1
Modal berharga hadapi tuan rumah Persatu Tuban

KANALSATU – Modal berharga ditunjukan tim promosi LAGA FC jelang lawatannya ke Bumi Wali menantang Persatu Tuban, Minggu (8/5/16) dalam lanjutan kualifikasi grup VI Indonesia Soccer Championship (ISC) B. Skuad besutan Uston Nawawi ini berhasil menahan imbang tim Surabaya Bhayangkara United (SBU) dengan skor 1-1 dalam ujicoba tak resmi yang berlangsung di lapangan Brigif Marinir, Gedangan, Sidoarjo Rabu (4/5/16).
Tim bertabur bintang SBU diluar dugaan gagal mengatasi LAGA FC yang notabene adalah tim promosi yang levelnya masih dibawahnya. Bahkan skuad Ibnu Grahan ini harus kecolongan gol terlebih dahulu setelah sundulan kapten tim LAGA FC, Ardy Yuniar gagal diantisipasi oleh penjaga gawang SBU.
Menurunkan pemain muda yang rata-rata usianya masih dibawah 24 tahun, Uston mencoba formasi dengan mengandalkan 4-2-3-1, pasukan muda Elang Nusantara julukan LAGA FC cukup percaya diri bahkan tak silau dengan nama besar lawan yang dihadapinya. Tampil dominan dengan mengandalkan kecepatan dan umpan –umpan terukur ternyata membuat lini pertahanan SBU kocar-kacir.
Ujicoba ini berlangsung 3 X 30 menit. SBU sendiri berusaha untuk tampil menekan sejak kick off, menurunkan pemain lapis keduanya, skuad besutan Ibnu ini gagal memperagakan permainan cantik. Pressing ketat dan tak memberikan ruang sedikitpun membuat lini serang SBU mandul, bahkan dari segi ball posesssion mereka kalah dari LAGA FC yang baru dua minggu terbentuk.
Sementara LAGA FC sendiri tampil cukup lugas dalam menjaga pergerakan lawan. Puncaknya, sebuah pelanggaran dari rusuk sebelah kiri pertahanan SBU dimanfaatkan dengan baik oleh Ardy setelah menerima umpan matang dari gelandang energik Obeth Rivaldo. Gol ini seakan menyengat tim SBU untuk tidak meremehkan LAGA FC, sayang, sampai berakhirnya 30 menit pertama skor tak berubah 1-0 untuk Elang Nusantara.
Diparuh waktu 30 menit kedua. Ibnu berusaha untuk memasukan beberapa pemain intinya, demikian juga dengan LAGA FC yang tampil dengan kekuatan lapis keduanya. Duet lini tengah Syahrul Kurniawan dan Zulfiandi dimasukan untuk menompang kinerga striker Rudi Widodo, sayang, banyaknya peluang gagal dimanfaatkan akibat rapatnya lini pertahanan LAGA yang digalang oleh duet Ravy dan M Rizal. Sampai babak kedua berakhir skor tetap tak berubah.
Di 30 menit ketiga. SBU tak ingin kehillangan muka dan kalah dari LAGA FC, duet pelatih Ibnu dan Yusuf Ekodono menurunkan skuad terbaiknya untuk membalas gol atau membalikan kedudukan. Beberapa pemain asingnya termasuk kapten tim Octavio Dutra dimasukan untuk menambah lini gedor sekaligus menyamakan kedudukan.
Praktis, hampir separuh lapangan dikuasi skuad Ibnu Grahan. LAGA FC yang menargetkan ujicoba ini sebagai bahan evaluasi tim berusaha meladeni dengan baik. Uston Nawawi memilih untuk bertahan sesekali mengintruksikan serangan balik yang cepat. Dan strategi jitu itu berhasil, striker LAGA FC, Safrizal Harahap gagal menambah pundi-pundi golnya setelah gagal memanfaatkan solo run dan tinggal berhadapan dengan penjaga gawang SBU.
Bahkan LAGA FC harus kecolongan gol dimenit-menit akhir saat injury time. Octavio Dutra berhasil menceploskan si kulit bundar lewat titik pinalti dan memperdayai kiper Ravit. Pinalti diberikan SBU setelah wasit melihat seorang pemain bertahan LAGA menyentuk bola. Dan skor 1-1 bertahan sampai berakhirnya babak.
Uston Nawawi mengungkapkan bahwa timnya kalah kelas dengan SBU, namun demikian skuadnya berhasil memperagakan permainan yang baik ini terbukti dengan menahan imbang SBU yang merupakan tim bertabur bintang dan levenya setingkat di atas timnya. “Ini modal berharga bagi kami jelang melawan Persatu Tuban. Meski gagal menang, namun anak-anak sudah mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya,” jelasnya.
Sementara Ibnu Grahan, pelatih SBU mengaku kecewa dengan skuadnya, menurutnya, LAGA FC adalah tim kuat. Meski hanya berkompetisi dikelas kedua kasta sepakbola nasional, namun kemampuannya tak bisa diremehkan. “Kami buta kekuatan LAGA FC. Mereka tampil edan. Bermaterikan pemain muda, mereka berhasil menahan SBU yang dihuni oleh pemain pengalaman dan beberapa legium asing kami,” ungkapnya.(win12)