Tencent catat laba bersih naik 22%

KANALSATU - Raksasa Internet Tencent, operator aplikasi pengiriman pesan WeChat, pada Kamis (17/03) melaporkan kenaikan laba bersih 22 persen di kuartal keempat namun lebih rendah dari perkiraan.

Perusahaan itu terlibat dalam persaingan tiga pihak atas layanan pembayaran seluler di Tiongkok dengan pesaingnya Alibaba dan raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) Apple.

Laba bersih untuk kuartal keempat mencapai 7,16 miliar yuan (sekitar Rp14,3 triliun), kata Tencent dalam sebuah pernyataan. Pasar memperkirakan laba akan mencapai lebih dari 7,44 miliar yuan (sekitar Rp14,9 triliun), menurut rata-rata perkiraan para analis yang dihimpun Bloomberg News.

Pengguna aktif bulanan untuk WeChat – dikenal sebagai Weixin di Tiongkok – mencapai 697 juta pada akhir 2015, naik 39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, kata pernyataan tersebut. Tencent juga mengoperasilkan layanan pengiriman pesan instan yang disebut QQ.

“Platform sosial QQ dan Weixin semakin membaik dan berinovasi, memperkuat posisi mereka sebagai aplikasi seluler yang paling banyak digunakan di Tiongkok,” kata pimpinan sekaligus CEO Tencent Pony Ma dalam sebuah pernyataan.

“Kami menciptakan format periklanan sosial dan teknologi baru untuk membantu pengiklan mencapai konsumen secara online,” katanya.(AFP/Antara)

Komentar